KPPU menilai Tidak Terdapat Kekhawatiran atas Akusisi PT MTD CTP Expressway oleh PT Waskita Toll Road

Jakarta (18/4) – Setelah melakukan Penilaian sejak Desember 2017 akhirnya pada tanggal 17 April 2018 Rapat Anggota KPPU mengeluarkan pendapat tidak terdapat kekhawatiran akan adanya persaingan usaha tidak sehat yang terjadi akibat pengambilalihan PT MTD CTP Expressway oleh PT Waskita Toll Road. Sebagaimana telah diketahui, pada Mei 2017 anak usaha BUMN bidang konstruksi ini
melakukan pengambilalihan pemilik konsensi pembangunan jalan tol ruas Cibitung – Cilincing yang memiliki panjang sekitar 34 Km. Pengambilalihan ini bertujuan untuk mempercepat penyelesaian konstruksi guna mendukung program percepatan pembangunan infrastruktur yang tengah dijalankan oleh pemerintah.

Dalam pendapatnya KPPU menilai para pihak yang terlibat dalam pengambilalihan ini tidak berada pada pasar bersangkutan yang sama karena ruas toll yang dimiliki oleh para pihak berada pada lokasi yang berbeda. Selain itu karakteristik produk jalan toll adalah tidak saling
substitusi dengan jalan toll lainnya. Selain itu industri pengusahaan jalan toll merupakan industri yang highly regulated. Peran regulator, dalam hal ini Badan Pengatur Jalan Toll, sangat dominan. Tarif jalan tol, lama konsesi, dan standar pelayanan jalan tol telah ditentukan oleh BPJT dan Pemerintah sehingga pelaku usaha pengusahaan jalan toll tidak dapat menentukan sendiri harga jual produknya.

Pemilik konsensi pengusahaan sebuah ruas jalan toll ditentukan sebelumnya dengan sistem lelang oleh BPJT sehingga persaingan terjadi sebelum pelaku usaha masuk ke dalam pasar atau biasa disebut competition for the market. Kondisi ini menyebabkan tidak ada lagi
persaingan di pasar jalan toll.

Berdasarkan penilaian diatas Komisi berpendapat pengambilalihan ini tidak menimbulkan kekhawatiran munculnya persaingan usaha tidak sehat di masa depan. Namun demikian pendapat ini hanya berlaku untuk proses pengambilalihan saja. Jika terdapat perilaku anti persaingan yang dilakukan oleh para pihak yang terlibat akuisisi ini maka akan dilakukan proses penegakan hukum sebagaimana mestinya.