Buku

Hukum Persaingan Usaha Antara Teks & Konteks
Penulis buku ini adalah para pakar hukum yang sudah memiliki banyak pengalaman di bidang persaingan usaha. Buku ini merupakan sumbangan yang sangat berharga, tidak hanya dalam memahami dan mendalami substansi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999, tetapi juga dapat memberi gambaran perkembangan penerapan hukum persaingan di berbagai negara. Kiranya buku ini dapat pula menjadi literatur hukum persaingan usaha dalam pengembangan kurikulum fakultas hukum di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Katalog Putusan 2009
Dalam buku ini diuraikan secara ringkas seluruh putusan KPPU dalam periode tersebut. Buku diharapkan ini dapat memberikan informasi dan gambaran yang memadai bagi pihak yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan pelaksanaan Undang-Undang No. 5/1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Selain itu,buku ini juga dapat digunakan sebagai referensi yang berguna, baik bagi internal KPPU maupun publik untuk dapat meningkatkan pemahaman tentang nilai-nilai persaingan usaha yang sehat, kedepan.

Negara dan Pasar dalam Bingkai Kebijakan Persaingan
Catatan Hal Hill tentang industri yang terkonsentrasi bisa jadi tidak lagi mengejutkan mengingat iklim usaha yang berkembang saat itu adalah iklim usaha yang oligopolistik, di mana pasar hanya dikuasai atau dimainkan oleh sejumlah kecil penjual, yang didefinisikan sebagai competition among the few.

Buku ini merupakan jawaban yang cukup ideal untuk menggambarkan fenomena seperti yang digambarkan Hill. Buku ini juga bisa diibaratkan sebagai titik hujan di padang pasir, karena selama ini masih sedikit buku yang membahas tentang hukum persaingan usaha.

Hukum Persaingan Usaha Buku Teks Edisi Kedua

Buku ini merupakan edisi penyempurnaan dari buku teks yang pertama kali kami publikasikan pada tahun 2009. Buku ini merupakan simbol penyatu bagi perbedaan pandangan-pandangan akademisi dan praktisi hukum dalam menterjemahkan berbagai aspek dalam hukum persaingan usaha Indonesia, dan memahami bagaimana otoritas  persaingan usaha menggunakan aturan tersebut.

Sepuluh tahun pertama implementasi undang-undang persaingan usaha, bidang ilmu hukum dan ekonomi persaingan usaha belum berkembang seperti yang diharapkan. Lembaga pendidikan tinggi masih mengajarkan ilmu hukum persaingan usaha secara terbatas. Pengajaran dilaksanakan berdasarkan pemahaman terbatas para pengajar, sehingga tidak jarang pemahaman satu universitas atas substansi hukum persaingan tertentu berbeda dengan universitas lainnya. Dikala itu, para komisioner KPPU bekerjasama dengan beberapa pakar hukum untutk membuat suatu referensi yang akan menjadi pegangan bersama. Sejak itulah buku teks hukum persaingan usaha disusun.

Buku teks ini merupakan satu-satunya buku teks hukum persaingan usaha yang dikeluarkan oleh otoritas persaingan usaha dan digunakan secara nasional. Saat ini, buku teks tersebut tidak hanya digunakan oleh kalangan universitas, namun juga oleh hakim pengadilan dan praktisi hukum. Serta menjadi acuan utama dalam penyusunan kurikulum hukum persaingan usaha di universitas dan pendidikan reguler bagi hakim Pengadilan Negeri. Buku ini disusun dengan kontribusi rekan kerja kami, German International Cooperation (GIZ), yang turut menjadikan penyusunan buku teks hukum persaingan usaha ini sebagai bagian dari prioritas di organisasi tersebut.

Edisi kedua ini disusun memperhatikan perkembangan signifikan yang terjadi sejak tahun 2010, khususnya dengan dikeluarkannya Peraturan Pemeritah No. 57/2010 tentang Penggabungan atau Peleburan Badan Usaha dan Pengambilan Saham Perusahaan yang dapat Mengakibatkan terjadinya Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, Peraturan KPPU No. 1/2010 tentang Tata Cara Penanganan Perkara, berbagai pedoman pasal baru, berlakunya komunitas ekonomi ASEAN, dan wacana amandemen atas undang-undang persaingan usaha. Diharapkan buku ini kedepan dilengkapi dengan berbagai turunan dari suatu buku teks, seperti silabus maupun presentasi berstandar atas semua substansi dalam buku tersebut. Guna membantu meringankan beban para akademisi sehingga dapat meningkatkan alokasi sumberdayanya pada pengembangan berbagai metodologi analisa melalui penelitian dalam bidang hukum dan ekonomi persaingan usaha.

Final Report Market Studi on Food Sector in Indonesia

Agricultural commodities in Indonesia in particular rice, beef, shallots, chilis, sugar and salt experience big price fluctuations, in which price spikes becoming an annual tradition. These lead to price risks for consumers and producers. Studies report that there are many factors contributing to the price increases including, exchange rate movements, given the internationally traded nature of some of the commodities (i.e., beef), increasing input costs, fuel costs and growth in GDP per capita. Anti-competitive behaviors might contribute to price increases as well. These include anti-competitive mergers, abuse of dominance, cartels and price fixing, vertical restraints and exclusive practices.

The Competition Commission in Indonesia has identified competition of staple foods as a priority area to be focused on in order to deal with high and volatile prices. This study aims to examine structure, conduct and performance in the six food products (rice, beef, sugar, salt, chilis and shallots). The results of the study aims to be utilized to provide recommendations for each food sector on how to address the problems identified and provide solution to improve the functioning of these markets in the best interest of the consumers and the producers from the viewpoint of competition policy.

This market study was prepared for the purpose of supporting to draw up policy recommendations, but this is not represent the opinion of specific agency. This study is a collaboration between Institut Pertanian Bogor (IPB) and Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) with the support of Japan Fair Trade Comission (JFTC) and United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD). This study has received financial support from Japan International Cooperation Agency (JICA) and the copyright is in JICA.